Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

DINUL ISLAM

A. PENGERTIAN ISLAM

Apabila kita perhatikan bentuk kata (سَلِمَ) kata dasar islam dalam bahasa Arab, maka kita akan dapatkan bahwa hal itu memiliki tiga (3) makna pokok:

1) Bebas dan bersih dari penyakit lahir dan bathin.

2) Damai dan tentram.

3) Ta'at dan patuh.

Islam adalah agama Alloh swt yang diwahyukan kepada semua Rosul-Nya, sejak Nuh alaihissalam hingga Muhammad saw, sebagai petunjuk yang amat sempurna bagi ummat manusia, untuk mengantarkan tercapainya dambaan hidup bahagia dan sejahtera didunia dan akherat. Islam yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw merupakan mata rantai terakhir agama Alloh swt yang ditujukan kepada seluruh ummat manusia sepanjang masa hingga datangnya hari qiyamat kelak.

Alloh swt berfirman:

Artinya:"Dan kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada Mengetahui". (QS. 034. Saba': 28).

Dari keterangan tersebut dapat dijelaskan bahwa:

Pertama: sebelum diutusnya Nabi Muhammad saw maka bagi masing-masing ummat wajib beriman kepada Rosul yang diutus kepada mereka dan mengikuti aturannya serta berpegang kepada kitab yang diturunkan kepada Rosul tersebut.

Kedua: sesudah diutusnya Nabi Muhammad saw sebagai penutup para Nabi dan Rosul, maka bagi seluruh ummat manusia wajib beriman kepada kitab Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dan mengikuti sunnahnya serta meninggalkan segala ajaran yang ada pada mereka dengan cara memasuki agama Islam yang diwahyukan kepada beliau secara keseluruhan.

Islam sebagai agama yang sempurna memberi pedoman hidup kepada ummat manusia mencakup aspek-aspek Aqidah, Ibadah, Akhlak, Mu'amalah atau hidup bermasyarakat dan lainnya. Semuanya terangkai dalam syari'at Islam yang intinya terdiri dari dua bagian pokok:

- Aqidah (keyakinan)

Pandangan dan keyakinan ajaran yang diyakini oleh hati.

- Amaliyah

Praktek nyata dengan lisan atau anggota badan sebagai wujud keyakinan hati.

Sumber Norma dan Dasar yang dijadikan patokan pokok dalam Islam adalah:

1. Al-Qur'an.

Al-Qur'an adalah sumber asasi yang pertama Aqidah dan Amaliyah dalam Islam yang berupa wahyu (firman) Alloh swt untuk seluruh ummat manusia.

2) As-Sunnah

As-Sunnah adalah sumber asasi yang kedua dalam Islam yang mencakup seluruh perbuatan, perkataan dan seluruh aspek kehidupan Nabi Muhammad saw dalam menafsirkan dan mewujudkan Al-Qur'an. Kesempurnaan itu terpelihara dalam hadits-hadits beliau yang dijaga oleh ulama'-ulama' kaum muslimin, diantara kitab-kitab tersebut adalah:

a. Shohih Bukhori

b. Shohih Muslim

c. Sunan Abi Daud

d. Musnad Ahmad

e. Sunan Tirmidzi

f. Sunan Ibnu Majah

g. Sunan An-Nasai'

3) Ijma'

Yaitu kesepakatan para mujtahid Ummat Muhammad setelah beliau wafat dalam perkara syar'i. Ijma' merupakan sumber ketiga setelah Al-Qur'an dan As-Sunnah yang telah disepakati oleh kaum muslimin sebagai hujjah dan dalil.

B. KEISTIMEWAAN-KEISTIMEWAAN AGAMA ISLAM

1) Agama Islam adalah agama yang benar, karena berasal dari yang Maha Benar yaitu Alloh swt dan merupakan satu-satunya agama yang diterima Alloh swt. Mencari kebenaran selain Islam hanya akan menyebabkan kesengsaraan dan kehancuran serta tidak akan diterima disisi Alloh swt.

Alloh swt berfirman: Artinya:

"Sesungguhnya agama (yang diridhoi) disisi Alloh hanyalah Islam". (QS. Ali 'Imran: 19)

Alloh swt berfirman Artinya:

"Barangsiapa mencari agama selain agama islam, Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi". (QS. Ali 'Imran: 85)

2) Agama yang diwahyukan kepada Muhammad saw adalah agama yang telah sempurna yang tidak lagi memerlukan tambahan dan pengurangan sedikitpun juga. Hal itu sebagai wujud kesempurnaan kenikmatan yang Alloh swt berikan. Upaya untuk menambah atau mengurangi agama Islam, berarti menganggap agama ini belum sempurna Alloh swt berfirman Artinya:

"Pada hari Ini Telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian, dan Telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku, dan Telah Ku-ridhoi Islam itu jadi agama bagi kalian". (QS. Al Maa-idah: 3)

Ayat ini merupakan nikmat Alloh swt yang paling terbesar bagi ummat Muhammad. Dimana Alloh swt menyempurnakan agama bagi mereka, sehingga mereka tidak perlu membutuhkan agama selainnya serta tidak butuh kepada Nabi selain Nabi Muhammad saw. Untuk itu, Alloh swt menjadikan beliau sebagai penutup para Nabi dan mengutusnya kepada seluruh manusia dan jin. Maka tidak ada sesuatu yang halal kecuali apa yang telah dihalalkannya, tidak ada sesuatu yang harom kecuali apa yang telah diharomkannya dan tidak ada agama kecuali apa yang telah disyari'atkannya". (lihat Tafsir Ibnu Katsir: 2/19).

عَنْ أَبِيْ ذَرٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: تَرَكَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا طَائِرٌ يُقَلِّبُ جَنَاحَيْهِ فِيْ الهَوَاءِ إِلَّا وَهُوَ يَذْكُرُنَا مِنْهُ عِلْمًا. قَالَ: مَا بَقِيَ شَيْئٌ يُقَرِّبُ مِنَ الجَنَّةِ وَيُبَاعِدُ مِنَ النَّارِ إِلَّا وَقَدْ بُيِّنَ لَكُمْ".

Abu Dzar ra berkata: "Rosululloh saw telah (pergi) meninggalkan kami (wafat), dan tidak ada seekor burungpun yang (terbang) mengepak-ngepakkan kedua sayapnya diudara melainkan beliau telah menerangkan ilmunya kepada kami. Berkata pula Abu Dzar ra: Rosululloh saw bersabda: "Tidak ada sesuatupun yang mendekatkan (kalian) kesurga dan menjauhkan (kalian) dari neraka melainkan sesungguhnya telah dijelaskan kepada kalian dengan sejelas-jelasnya". (HR. At-Thobroni dalam Al-Mu'jamul Kabir:2/ 166 no. 1647, sanadnya shohih).

3) Islam adalah agama seluruh Nabi dan Rosul. Penamaan agama para Rosul dengan Islam langsung diberikan oleh Alloh swt dan bukan penamaan yang diberikan oleh selain-Nya.

Tentang Islam adalah agama seluruh Nabi dan Rosul, Alloh swt berfirman:

Artinya:"Sesungguhnya (agama Tauhid) Ini adalah agama kalian semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, Maka sembahlah Aku". (QS. Al Anbiyaa': 92)

Firman Alloh swt "أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً" menurut ulama' tafsir (Ibnu Abbas, Sa'id bin Zubair dan Qotadah) adalah agama yang satu (yaitu islam). (lihat Ibnu Katsir: 3/194)

Rosululloh saw bersabda:

"وَالأَنْبِيَاءُ .... دِيْنُهُمْ وَاحِدٌ"

"Dan para Nabi itu...agama mereka adalah satu". (HR. Bukhori: 4/142 dan Muslim: 7/96).

Sedangkan tentang penamaan Islam berasal dari Alloh swt berdasarkan firman-Nya:

"dan Telah Ku-ridhoi Islam itu jadi agama bagi kalian". (QS. Al Maa-idah: 3)

Alloh swt berfirman:

Artinya:" dia (Allah) Telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu". (QS. Al Hajj:78).

4) Agama Islam telah sempurna karena keumuman risalah untuk seluruh manusia sepanjang zaman. Yakni, tidak terkait kepada satu kaum, bangsa atau pada zaman / masa tertentu. Untuk itu, Islam senantiasa relevan untuk setiap masa, tempat dan ummat. Hal itu berarti bahwa berpegang teguh pada Islam tidak akan menghilangkan kemaslahatan umat disetiap waktu dan tempat. Bahkan dengan Islam, umat akan menjadi baik, tetapi bukan berarti Islam tunduk pada waktu, tempat dan ummat.

Alloh swt berfirman:

Artinya:"Dan kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya ...". (QS. Saba':28).

Alloh swt berfirman:

Artinya:"Katakanlah: "Hai manusia Sesungguhnya Aku adalah utusan Alloh kepada kalian semua". (QS. Al A'raaf: 158)

Rosululloh saw bersabda:

وَكَانَ النَّبِيُّ يُبْعَثُ إِلَى قَوْمِهِ وَبُعِثْتُ إِلَى النَّاسِ عَامَّةً

"Dahulu para Nabi diutus kepada kaumnya saja, sedangkan aku diutus untuk seluruh manusia". (HR. Bukhori:1/86 dan Muslim: 2/63 dan 64). Mugya Manfa'at, Wassalau'alaikum.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar: